Kalau Orang Lain Bisa Yaudah Orang Lain Aja
Pernah nggak sih mendengar kata-kata ini? “Kalau Orang lain bisa, aku juga bisa”. Sebagai generasi milenial yang berjayanya era motivator sering sekali mendengar kata-kata optimistis seperti ini. Seolah-olah kita bisa menjadi seperti orang lain yang kita inginkan. Satu sisi mungkin ada kebaikan atau dampak positifnya. Namun, sisi yang lain ternyata ini juga berdampak tidak baik. Mengapa? Karena bisa jadi setiap orang tidak memiliki jalan keberuntungan yang sama dengan orang yang menjadi contoh tersebut.
Selain itu, prasangka jika orang lain bisa maka kita pun bisa akan menjadi bias jika kemampuan dan sumberdaya yang dimiliki orang tersebut berbeda. Ada orang yang memulai mencapai mimpinya dari ketidakpunyaan terhadap harta, ada juga yang memulainya dengan bergelimang harta, juga ada yang berada di tengah-tengah. Ada yang memulainya dengan pendidikan yang baik dan dukungan keluarga ada juga yang sebaliknya.
Namun yang akan kita sorot dalam pembahasan ini adalah. Ketika orang lain bisa yaudah orang lain aja. Maksudnya apa? Ya berarti itu kemampuan orang tersebut untuk menggapai cita-cita sesuai dengan kemampuannya. Kemampuannya yang dimaksud di sini adalah potensi diri. Harus kita ketahui bahwa potensi setiap orang itu unik dan berbeda. Setiap potensi ini akan menunjukkan jalannya masing-masing untuk mencapai cita-cita sesuai kemampuan atau potensinya tersebut.
Namun, hal tersebut banyak dilupakan oleh kita. Lebih fokus pada hasil yang didapatkan untuk meraih suatu pencapaian. Tapi lupa modal dasar yang dimiliki untuk mencapainya berupa potensi dalam diri. Tidak apa-apa orang lain berhasil dalam mencapai cita-cita yang kita lihat menarik itu. Tapi jangan lupa untuk melihat ke dalam diri sendiri, apakah modal dasar untuk mencapai cita-cita itu sesuai dengan potensi dalam diri kita. Jika tidak sesuai lebih baik fokus pada potensi dan kemampuan yang ada dalam diri kita.
Hal tersebut akan membantu diri kita untuk lebih fokus pada kemampuan dan Potensi diri. Mungkin target yang dicapai akan berbeda dengan orang lain yang menjadi panutan kita. Setiap diri kita adalah bintang yang bersinar. Jadi sinar yang dimiliki orang lain dengan keberhasilannya, mungkin akan berbeda dengan sinar keberhasilan yang kita miliki.
Jadi mulai sekarang yuk fokus pada kemampuan dan potensi diri. Kalau orang lain bisa yaudah orang lain saja. Kita melakukan hal yang kita bisa sesuatu dengan potensi dan kemampuan.

Comments
Post a Comment