Terkadang Tidak Tahu Itu Lebih Baik
Tidak perlu mencari tahu apa yang tidak kita ketahui dan memang seharusnya tidak kita ketahui. Terkadang tidak tahu itu lebih baik dibandingkan kita mengetahuinya. Biarkan semua hal yang di belakang kita tetap menjadi misteri, dan apa yang di depan, kita hadapi.
Dalam dunia pertemanan kita dihadapkan dalam berbagai relasi yang banyak dan rumit. Lingkaran pertemanan itu sangat luas. Mungkin saja kita menganggap seseorang sebagai teman dekat, tapi ternyata kita bukanlah orang yang paling dekat dengannya. Bisa jadi kita berada dalam satu lingkaran pertemanan, namun sebenarnya ada lingkaran yang lebih kecil lagi dan itu tanpa kita.
Pembicaraan pun sangat hangat dan bersemangat jika tanpa kita ada dalam forum itu. Namun tiba-tiba senyap saat kita masuk ke dalamnya. Memang kita bukan yang istimewa di situ dan tidak apa-apa. Belum tentu jika kita berada dalam forum pembicaraan itu memang menghadirkan kebaikan. Bisa jadi lebih baik kita tidak terlibat dan kita tidak perlu tahu apa yang dibicarakan. Dengan tidak tahu mungkin saja membuat kita lebih baik dan selamat dari ketidakbaikan.
Tidak perlu merasa disisihkan karena tidak diajak. Kita harus terbiasa untuk tidak diajak, tidak diberi tahu tidak dilibatkan, dan tidak-tidak yang lainnya. Karena semua itu adalah hal-hal yang di luar kendali kita. Kita punya keterbatasan bahkan kemustahilan untuk mengendalikan orang lain. Namun kuta punya kuasa untuk mengendalikan diri sendiri, bagaimana merespon hal tersebut jika terjadi pada kita.
Tidak apa-apa, peluang diri dengan erat. Bahwa kita berharga, bahwa kita istimewa, dan kita berhak bahagia. Tidak mudah terluka atas apa yang di luar kendali dan bisa merespon semua hal di luar kendali dengan baik. Semua yang dibicarakan di belakang kita, tanpa kita dan semua yang tidak kita ketahui biarkan menjadi misteri. Biarkan terkubur waktu tanpa melintas dalam pikiran dan hati kita. Sekarang waktunya fokus menatap ke depan, fokus pada hal-hal yang harus kita hadapi, bukan fokus pada hal-hal yang tidak kita ketahui.

Comments
Post a Comment