Lilin Aromaterapi Dari Minyak Jelantah


 Hari ini alhamdulillah bisa belajar hal baru di komunitas sekolah anak, yaitu membuat lilin aromaterapi dari minyak jelantah. Menarik bukan? Minyak jelantah merupakan limbah rumah tangga yang banyak dihasilkan oleh keluarga. Minyak jelantah jika dibuang sembarangan akan menjadi limbah yang berbahaya dan merusak ekosistem dan lingkungan. Lalu apa solusi yang bisa dilakukan? Salah satunya adalah memanfaatkan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi. Bahan-bahan yang diperlukan juga tidak begitu sulit, yaitu parafin atau bahan lilin, minyak jelantah, aromaterapi, sumbu, dan wadah lilin. Jika ingin menambahkan estetika bisa menggunakan pewarna dan hiasan lainnya seperti bunga kering. Jika susah mencari paraffin bisa menggunakan lilin yang ada di rumah.


Mungkin akan timbul pertanyaan, mengapa menggunakan minyak jelantah padahal menggunakan parafin, tanpa minyak jelantah pun sudah bisa menjadi lilin. Alasannya adalah pertama memanfaatkan limbah minyak jelantah, kedua fungsi minyak jelantah adalah untuk mengikat aromaterapi, ketiga supaya lilin yang dihasilkan tidak terlalu keras dengan adanya minyak jelantah ini sehingga aromaterapi bisa tahan lebih lama. Sebenarnya ada pro kontra penggunaan minyak jelantah untuk membuat lilin aromaterapi. Apalagi jika tidak tahu sumber minyak jelantah ini bekas penggunaan apa saja. Maka solusinya adalah lilin aromaterapi ini digunakan saat mati lampu saja atau penggunaan darurat maupun tidak terlalu lama. Jika digunakan benar-benar untuk aromaterapi untuk relaksasi dan sebagainya menggunakan minyak yang masih baru.


Sebelum minyak jelantah digunakan sebagai bahan untuk membuat lilin dapat dimurnikan terlebih dahulu. Jika ingin menghilangkan bumbu dalam minyak jelantah bisa diendapkan semalaman menggunakan nasi yang dikepal kemudian disaring. Minyak jelantah juga bisa dinetralisasi menggunakan arang aktif selama dua bulan, atau menggunakan kulit pisang, maupun bubuk biji alpukat. Setelah dinetralisasi minyak jelantah akan terlihat lebih jernih. Minyak jelantah biasanya mengeluarkan aroma berbau tidak sedap, untuk menghilangkan baunya dapat menggunakan batang sereh, jahe, maupun essential oil.


Selanjutnya mengukur kebutuhan bahan-bahan dalam pembuatan lilin aromaterapi. Siapkan 50 gram parafin, 10 gram minyak jelantah, dan secukupnya essential oil. Pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah pun tidak terlalu sulit, berikut langkah-langkahnya : 

1. Siapkan kompor

2. Panaskan air dalam panci besar kemudian siapkan panci kecil di atasnya

3. Masukkan lilin atau paraffin ke dalam panci kecil sampai meleleh dan menjadi cair

4. Berikan pewarna

5. Campurkan minyak jelantah ke dalam lilin atau parafin

6. Tambahkan minyak essensial oil sebanyak 10 tetes

7. Tempatkan sumbu lilin di tengah wadah

8. Bagian bawah sumbu bisa ditempelkan menggunakan sedikit lilin cair

9. Bagian atas sumbu bisa diikat kepada penyangga (stik) agar sumbu tetap ditempatnya saat lilin cair dituangkan.

10.Tuangkan campuran lilin ke wadah dengan hati-hati

11. Diamkan lilin selama 24 jam agar mengeras sempurna

12. Setelah 24 jam bisa digunakan


Proses pembuatan lilin ini sangat mudah dan cepat, untuk pemula sangat mudah diikuti. Jika ingin lebih menantang bisa menggunakan berbagai dekorasi agar terlihat cantik dan menarik. Wadah lilin pun beragam, ada yang menggunakan cetakan silikon, ada juga yang menggunakan bahan gypsum, dan ada juga yang menggunakan jar kaca. Jika menggunakan jar kaca akan lebih menambah estetika jika memadukan berbagai macam warna, juga dekorasi seperti bunga kering, pasir, batu, kerang dan lain-lain. Kegiatan ini bisa diikuti oleh anak-anak maupun orang dewasa. Dalam pembuatannya pun tidak menggunakan bahan-bahan yang berbahaya sehingga aman untuk diikuti oleh anak-anak.


Comments