Self Talk #1

 Maa syaa Allah Marhaban Ya Ramadhan, Alhamdulillah disampaikan kembali ke bulan penuh rahmat ini. Beberapa hari yang lalu sempat takut tidak sampai pada bulan Ramadhan ini, karena pada suatu malam tiba-tiba merasakan badan tidak enak dan terasa takut jika akan meninggal. Sebelum Ramadhan datang harusnya sudah datang haid, namun ternyata masih tak kunjung datang. Barulah sehari sebelum Ramadhan mendapatkan haid saat kondisi badan sedang tidak fit juga sedang mempersiapkan untuk Ramadhan. 


Wahai diri sabar ya, kamu pasti sedih ya akhir-akhir ini atas banyak perasaan yang tidak menentu. Perasaan lelah karena badan yang tidak sehat, perasaan takut juga khawatir karena tidak kunjung mendapatkan haid, juga rasa sedih tidak bisa menunaikan ibadah puasa seperti yang lainnya. Walaupun tetap menjalankan aktivitas puasa dalam artian tidak makan dan minum, namun tidak bisa menjalankan ibadah wajib seperti shalat dan ibadah sunah seperti tarawih, dhiha, tahajud, dan lain-lain. 


Apalagi hari ini saat siang hari, anak kedua menangis dan merajuk banyak hal, mulai dari hal sepele dan hal-hal lainnya. Pasti sangat lelah ya menghadapi kondisi itu? Sabar ya, semoga Allah Ta’ala meluaskan sabar yang tidak tertinggal dan meluaskan ikhlas dalam dada. Juga saat sore hari anak pertama yang mulai merajuk karena lemas saat berpuasa. Sabar ya karena anakmu juga butuh belajar, butuh penyesuaian. Bahkan orang dewasa pun berat melaksanakan puasa ini di hari-hari awal, apalagi anak-anak yang masih belajar.


Semua perasaanmu hari ini akan kuvalidasi. Kamu boleh sedih, kamu boleh menangis, dan kamu boleh istirahat sejenak. Situasi dan kondisi hari ini memang tidak begitu kondusif, dan kamu hebat sudah melewati hari ini dengan baik. Semangat ya untuk melewati hari-hari esok. Semoga lelahmu menjadi lillah dan semangat untuk terus memperbaiki diri agar dapat mendampingi anak-anak dengan baik.


Tapi jangan lupa untuk merawat diri dengan baik, agar engkau bisa sehat jiwa raga dan pikiran. Keluarkan apa yang ada dalam pikiran dan hatimu. Ceritakan padaku dan kita lalui bersama. Semangat menjalani dan mengoptimalkan hari-hari di bulan Ramadhan dengan sebaik-baiknya, aamiin. 

Comments