Self Talk #3
Melewati hari yang melelahkan, entah apa yang terjadi dalam diriku. Semoga saja kebaikan yang sedang terbangun dalam diri. Mungkin saja aku belum terbiasa dengan rutinitas baru di Ramadhan ini. Bangun telat dan tidak mendengar 2 waktu alarm yang berbunyi. Untung saja terbangun saat dibangunkan suami. Selesai sahur tidak beranjak tidak kembali dan menyetrika banyak pakaian. Kemudian berlanjut rutinitas yang lainnya. Siang pun sangat padat koordinasi di depan layar handphone. Rasanya fisik benar-benar tercurah tenaganya. Bertahan dan berusaha terus bertahan, melewati rasa tidak enak badan dan menemani anak-anak untuk tetap bisa belajar berita di bulan Ramadhan ini.
Kenapa? Kamu cape ya, kamu lelah ya. Sini peluk kita hadapi semua yang dirasakan bersama-sama. Memang tidak selalu mudah untuk dilalui tapi akan selalu ada jalan untuk dilewati. Kamu pasti lelah karena sedang haid dan berusaha menemani anak-anak berpuasa. Sebelumnya fisik mu pun sedang kurang sehat, namun tetap harus beraktivitas yang lumayan berat.
Diiringi hujan setiap sore selama dua hari berturut-turut. Suasana yang menyejukkan dan meringankan diri untuk melewati hari dengan aktivitas puasa di bulan Ramadhan. Bisa dibayangkan ketika panas datang? Tentu akan lebih berat lagi. Walaupun rasanya ingin mengeluh, namun ternyata selalu banyak cara untuk bisa bersyukur atas apa yang terjadi saat ini.
Ah mungkin aku pun sangat melow sekali hari ini. Tiba-tiba anak kedua menyampaikan ketakutan dan kekhawatirannya. Ia takut kalau bundanya meninggal, tidak mau bundanya meninggal, dan ingin selalu bersama bunda. Saat badan tidak enak ditambah ungkapan perasaan seperti itu rasanya membuat hati ada rasa takut. Mungkin hal tersebut yang akhirnya bercampur aduk hingga membuat diri ini merasa kelelahan yang lebih dari biasanya.
Dibalik rasa lelah dan takut itu, tapi aku bangga pada diriku sendiri. Karena aku bisa melalui dan melewati hari ini dengan baik. Bisa meredam emosi, tidak marah-marah, dan berusaha bersabar terhadap apa yang dilakukan anak-anak. Berusaha untuk bersikap tenang walaupun sebenarnya hati ini ingin ditenangkan.
Terima kasih wahai diri sudah bertahan, sudah berjuang, dan sudah bersabar melalui banyak hal pada hari ini. Semangat untuk memulai hari esok dengan lebih menyenangkan.
Comments
Post a Comment